DHE Mengendap Lama, Para Eksportir Akan Menerima Insetif Pajak

DHE Mengendap Lama, Para Eksportir Akan Menerima Insetif Pajak

Konsultan Pajak Jakarta – Sri Mulyani Indrawati, Menteri Keuangan RI akan segera merilis peraturan terbaik yang berkaitan dengan pajak tabungan serta deposito untuk para eksportir yang menempatkan DHE (Devisa Hasil Ekspor) di Indonesia.

Peraturan itu merupakan hasil revisi dari Peraturan Menteri Keuangan No. 26/PMK.010/2016 dari revisi tersebut diharapkan jika insentif pajak akan diberikan pada para eksportir yang selama ini memperpanjang atau memindahkan penempatan tabungan deposito hasil DVE pada bank dalam negeri lainnya.

“Contohnya jika depositonya diperpanjang bisa memperoleh fasilitas yang sama. Bisa juga pindah dari bank A ke bank B jika masih di Indonesia diizinkan” ujar Suahasil.

Melihat dari aturan sebelumnya, insentif pajak memang tidak berlaku terhadap para eksportir yang melakukan perpanjangan deposito atau memindahkan DHE mereka ke bank lainnya.

Suahasil menambahkan jika kini pemerintah hanya menambah klausal mengenai pelonggaran yang akan ditetapkan pada PMK baru. Sementara besaran dari insentif maupun tarif pajak penghasilan bunga deposito serta tabungan yang dikenakan pada para eksportir tetap sama besarnya.

Dalam Peraturan Menteri Keuangan sebelumnya, dikatakan jika bunga deposito dari penempatan DHE dengan mata uang dolar AS akan dikenakan tarif pajak 10% dari jumlah bruto dengan kurun waktu 1 bulan, lalu turun menjadi 7.5% untuk jangka waktu deposit 3 bulan dan turun drastis menjadi 2.5% untuk jangka waktu 6 bulan terakhir akan berubah menjadi 0% untuk tarif deposito yang jangka waktunya lebih lama dari 6 bulan.

Sementara itu, tarif bunga deposito dengan mata uang rupiah akan dikenakan pajak penghasilan final sebanyak 7.5% dari total bruto deposito dalam jangka waktu sebulan, lalu turun menjadi 5% untuk 3 bulan, dan menjadi 0% untuk deposito dengan jangka waktu 6 bulan ke atas.

“Besaran tarifnya sama saja, yang baru itu nanti ada sejumlah kelonggaran saja. Semoga saja devisanya bisa masuk” tambahnya.

Pemerintah memang telah resmi mengeluarkan aturan terbaru yang memaksa para pengusaha untuk dapat menempatkan DHE di dalam negeri. Ketetapan tersebut ditetapkan pada PP No. 1 Tahun 2019.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *