Cara Membuat Fermentasi Pakan Kambing

Fermentasi Pakan Ternak – Ketersediaan pakan ternak sangat mempengaruhi kelangsungan industri peternakan. Hal tersebut membuat tidak dapat dielakkan lagi, lokasi peternakan harus dekat dengan sumber hijauan pakan sebagai makanan pokok bagi ruminansia, agar memudahkan peternak untuk memperoleh dan menekan biaya penyediaan bahan pakan ternak.
Dalam setiap bidang usaha, upaya untuk menekan biaya produksi dengan meningkatkan efisiensi proses selalu diupayakan tanpa harus menurunkan kualitas produk, karena akan berdampak pada keuntungan.
Tak terkecuali pada usaha peternakan ruminansia, biaya penyediaan bahan pakan ternak juga harus ditekan guna meningkatkan keuntungan peternak.
Berbagai upaya dilakukan seperti yang telah disebutkan sebelumnya yaitu lokasi peternakan yang dekat dengan sumber hijauan, sehingga peternak dapat menekan biaya pengangkutan dan menjaga kesegaran pakan, sehingga kualitas gizinya tetap terjaga.
Selain itu lokasi peternakan yang dekat dengan sumber pakan hijauan akan memudahkan peternak untuk memberikan pakan sesuai kebutuhannya tanpa perlu penyimpanan yang berlebihan, sehingga jika ketersediaan pakan semakin menipis, peternak dapat dengan mudah mendapatkan pakan. saya t.
Berbeda dengan peternakan yang jaraknya cukup jauh dari sumber bahan pakan, untuk menekan biaya pengangkutan biasanya peternak berusaha mendapatkan bahan pakan sebanyak-banyaknya untuk kemudian disimpan, hal ini akan menurunkan kesegaran dan kualitas gizi pakan.
Lebih parah lagi jika ternak tidak menyukai pakan yang tidak segar, nutrisinya menurun, nafsu makan ternak berkurang, banyak limbah, dan akhirnya pertumbuhan ternak tidak optimal yang berdampak pada nilai jualnya.
Namun, tidak semua peternak dapat dengan mudah membangun peternakan yang dekat dengan sumber hijauan. Sehingga akan lebih sulit untuk menekan biaya penyediaan bahan pakan hijauan.
Sehingga salah satu cara yang dapat diterapkan oleh peternak untuk menjaga kualitas nutrisi pakan ternak meskipun disimpan dalam waktu lama yaitu dengan cara fermentasi pakan ternak. Dengan begitu, pasokan bahan pakan akan lebih efisien.
Tak hanya itu, ada beberapa manfaat fermentasi pakan ternak diantaranya,

Fermentasi Jerami Padi

Jerami padi merupakan salah satu bahan pakan ternak yang ketersediaannya cukup berlimpah di hampir setiap daerah. Ketika musim panen tiba, jutaan ton jerami padi terhampar di lahan persawahan yang bahkan dari sebagian besar jerami padi tersebut tidak digunakan dan dibakar sia – sia.

Ketersediaan jerami padi yang mencapai jutaan ton ini belum dimanfaatkan dengan optimal karena umumnya jerami padi sebagian kecil dipakai untuk pakan ternak dan sebagian kecil lainnya untuk pupuk, sisanya? Dibakar, cukup disayangkan bukan?.

Padahal jerami padi merupakan sumber hijauan yang dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak, dengan kandungan nutrisi serta protein kasar yang dibutuhkan oleh hewan ternak ruminansia. Anda bisa lihat kandungan yang terdapat pada jerami padi dibawah ini.

No Kandungan Persentase (%)
1 Serat Kasar 32%
2 Protein Kasar 3,6%
3 Lemak 1,3%
4 BETN 41,6%
5 Abu 16,4%
6 Silicia 13,5%
7 Lignin 4,9%
8 Ca 0,24%
9 P 0,10%

Dengan kandungan di atas, memang jerami padi cukup baik jika digunakan sebagai pupuk. Tetapi jika digunakan sebagai bahan pakan ternak, jerami padi bisa dikatakan kurang memenuhi syarat karena kandungan Silicia dan Lignin yang cukup tinggi. Mengapa? Karena kedua zat tersebut dapat menyebabkan kandungan gizi sulit untuk dicerna oleh hewan ternak.

Jadi, sebenarnya akan sia – sia jika jerami langsung diberikan pada ternak tanpa melalui fermentasi. Karena jerami hanya berguna sebagai pengganjal perut saja, dan nutrisi yang terkandung dalam jerami tidak terserap dan dicerna dengan baik oleh hewan ternak.

Maka dari itu diperlukanlah pengolahan khusus untuk meningkatkan kualitas jerami sehingga menghasilkan pakan dengan tekstur yang lebih baik, memperpanjang masa penyimpanan, dan menghilangkan 2 zat (Silicia & Lignin) yang dapat menghambat penyerapan nutrisi jerami dalam pencernaan hewan ternak, yaitu dengan fermentasi jerami padi.

 

Cara Membuat Fermentasi Jerami Padi :

Cara membuat jerami padi dengan menambahkan SOC (Suplemen Organik Cair), seperti starbio atau EM4 untuk hasil yang lebih cepat.

Siapkan Tempat, Alat, dan Bahan Berikut :

  • Siapkan tempat yang aman dan terlindung dari sinar matahari langsung, curahan air hujan, dan genangan air.
  • 1 ton jerami kering
  • Molases (tetes tebu), kalau tidak ada bisa digantikan dengan gula pasir
  • SOC (Suplemen Organik Cair)
  • Air secukupnya
  • Ember
  • Terpal atau plastik yang cukup kuat untuk memeram jerami.
  • Alat penyiram air

Tahapan Membuat Fermentasi Jerami Padi :

  • Siapkan jerami kering yang sudah dipotong – potong. Supaya lebih praktis dan cepat bisa menggunakan mesin pencacah jerami.
  • Siapkan ember yang sudah diisi air, campurkan molases (tetes tebu)/ gula pasir, dan juga SOC (Suplemen Organik Cair) dan aduk hingga merata.
  • Langkah berikutnya menggelar jerami dengan tinggi 15 – 20cm.
  • Semprotkan campuran air, molases, dan SOC pada jerami sembari diinjak – injak, semprotkan secara merata sampai jerami benar – benar basah.
  • Setelah proses penyemprotan selesai, jerami bisa ditutup dengan plastik tebal atau terpal.
  • Cegah udara masuk dengan mengikat dengan kuat dan rapat.
  • Diamkan tumpukan jerami selama sekitar 12 – 15 hari agar proses penguraian serat jerami padi terjadi secara alamiah. Dalam proses ini memang dibutuhkan waktu yang cukup supaya padi benar – benar lapuk dan nutrisinya bisa bertambah. Dengan begitu kualitas jerami padi menjadi meningkat sebagai pakan ternak dan nutrisinya dapat terserap dengan baik.
  • Jika sudah melewati 12 – 15 hari, maka jerami siap diberikan pada hewan ternak. Disarankan untuk terlebih dahulu hasil fermentasi jerami padi diangin – anginkan sebentar, kemudian bisa langsung diberikan pada hewan ternak Anda.
  • Untuk mempermudah dalam mencacah padi bisa menggunakan mesin pencacah rumput.                                                                                                                                                     Sekian dari saya bila ada kurang dan lebihnya minta maaf. Teriima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *