Jenis-jenis Cincin Emas yang Bisa Dibeli

Cincin emas merupakan bentuk perhiasan yang sering digunakan oleh kaum hawa. Selain itu, cincin emas biasanya digunakan sebagai simbol ikatan lamaran. Harga cincin lamaran emas 24 karat sering berubah-ubah dan cenderung naik dari waktu ke waktu.

Meskipun demikian, banyak orang yang tetap membeli cincin emas sebagai simbol ikatan maupun sebagai perhiasan pribadi. Kini sudah banyak jenis cincin emas yang bisa dibeli di pasaran secara langsung atau memesannya terlebih dahulu.

Jenis-jenis Cincin Emas

Cincin emas memiliki banyak jenis. Biasanya jenis cincin emas dibedakan berdasarkan kandungan emas murni di dalamnya. Ya, ada cincin yang kandungannya hanya emas murni, tetapi ada juga cincin emas yang kandungannya emas murni dan campuran zat lainnya.

Agar Anda tidak bingung, sebaiknya simak informasi di bawah ini untuk mengenal jenis-jenis cincin emas dan perbedaannya.

1. Cincin Emas Kuning

Jenis cincin emas pertama yang paling populer dan dikenal masyarakat adalah cincin emas yang berwarna kuning.  Warna kuning merupakan warna alami dari emas. 

Cincin emas berwarna kuning memiliki harga yang berbeda tergantung kadar emas di dalamnya. Apa perbedaan cincin emas 24 karat, 18 karat, dan 14 karat?

Cincin emas 24 karat memiliki kandungan emas murni sebanyak 99,9%. Cincin emas 18 karat memiliki kandungan emas murni dengan kadar 75%, sedangkan cincin emas 14 karat memiliki kandungan emas murni 58%.

Ya, kandungan emas dalam cicin tidak murni 100% dan biasanya dicampur dengan campuran zink dan tembaga agar lebih kuat dan awet.

2. Cincin Emas Putih

Selain cincin emas berwarna kuning, cincin emas putih merupakan cincin emas yang banyak dicari orang. Meskipun warnanya putih, bukan berarti cincin ini tidak termasuk perhiasan emas ya. Warna putih atau perak yang ada pada cincin berasal dari campuran emas murni, palladium, perak, timah, atau nikel.

Apa Perbedaan Emas Kuning dan Emas Putih?

Cincin emas putih cenderung lebih kuat dari pada cincin emas kuning karena mengandung nikel yang keras. Alasan ini yang menjadikan cincin emas putih biasa dipadukan dengan batu permata atau berlian.

Namun meskipun lebih kuat, cincin emas putih memiliki kekurangan. Kekurangannya yaitu bisa menyebabkan alergi jika penggunanya memiliki kulit sensitif.

3. Cincin Emas Rose Gold

Selain kedua jenis cincin di atas, kini banyak orang yang mencari cincin emas rose gold atau cincin merah muda. Cincin ini dianggap menimbulkan kesan lebih anggun karena warnanya yang cantik.

Warna rose gold yang ada di cincin merupakan campuran dari warna kuning emas dan tembaga.

Selain dijadikan cincin, emas rose gold banyak digunakan untuk membuat gelang dan kalung dengan beragam model.

4. Cincin Emas Abu-abu

Ternyata ada juga cincin emas yang berwarna abu-abu. Warna abu-abu pada cincin dihasilkan dari campuran antara emas murni, besi, dan juga tembaga.

Jenis cincin emas yang satu ini juga termasuk kuat, tetapi tampilannya tidak terlalu mengkilap jika dibandingkan dengan cincin emas putih atau perak.

5. Cincin Emas Hijau

Jika mencari jenis cincin emas dengan warna unik, maka cobalah membeli cincin emas berwarna hijau. Warna hijau pada cincin dihasilkan dari campuran emas, perak, dan tembaga. Biasanya semakin lama, warna hijau pada cincin akan semakin pekat.

Jenis cincin emas memang sangat beragam tergantung campuran zat lainnya dan kadar emas di dalamnya. Harga cincin lamaran emas 24 karat dan jenis cincin emas lainnya pun berbeda-beda tergantung kadar emas, model cincin, dan lain sebagainya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *