Digital Signage Untuk Outdoor

Digital signage sudah menjadi pemandangan umum. Banyak bisnis sekarang menggunakan media yang fleksibel dan dinamis untuk mengiklankan, mempromosikan, dan meningkatkan brand awareness, dan penggunaannya telah menembus sektor periklanan dalam dan luar ruangan. Namun, layar signage dalam ruangan dan digital signage luar ruang adalah dua entitas yang terpisah.

Konten dan tipe layar yang dapat bekerja dengan baik di dalam ruangan mungkin tidak cocok untuk digital signagee luar ruangan dan sebaliknya. Pajangan dalam ruangan, misalnya, dirancang untuk kondisi cahaya dan suhu tertentu. Sementara layar luar harus tahan air, kokoh, dan dapat beroperasi di berbagai jenis cuaca dan suhu.

Tantangan

Tantangan unik yang dihadapi digital signage outdoor dan harus diwaspadai sebelum layar ditempatkan di luar adalah:

• Kecerahan
• Cuaca
• Temperatur
• Vandalisme
• Waktu

digital signage

Kecerahan

Musuh terbesar dari digital signage outdoor adalah matahari. Kecerahan matahari dapat menetralkan kecerahan layar sehingga layar digital signage outdoor menjadi pudar dan sulit dibaca. Untuk alasan ini, layar apa pun yang ditempatkan di lokasi luar harus memiliki kecerahan tinggi. Biasanya, dengan layar LCD standar, lampu latar akan menghasilkan suatu tempat di wilayah 500-800 candela, tetapi layar luar bisa lebih terang: 1200-2000 candela.

Tetapi masalah yang disebabkan oleh matahari tidak berhenti sampai di situ. Matahari dapat menyebabkan silau, memantulkan cahaya di layar sehingga tidak bisa dibaca. Untuk mengatasi ini, kaca anti-silau dapat digunakan tetapi ini juga akan mengurangi kecerahan TV. Solusi lain untuk TV luar ruangan adalah menempatkannya jauh dari sinar matahari atau di bawah kanopi, sehingga mencegah silau. Cara ini tidak selalu praktis sehingga digunakan kombinasi layar kecerahan tinggi dan kaca anti-reflektif.

Cuaca

Tantangan yang lain ketika menempatkan layar di lokasi outdoor adalah cuaca. Curah hujan mungkin umum tetapi layar harus mencegah segala macam elemen cuaca yang bisa merusak layar. Hujan, panas dan bahkan debu di udara juga memiliki potensi untuk menonaktifkan layar sehingga casing digital signage atau layar itu sendiri harus terlindungi dari elemen-elemen tadi.

Poin-poin yang harus diperhatikan ketika membeli TV luar ruangan atau pelindung LCD adalah mengecek apakah perangkat sudah memiliki standar IP65 (di Eropa) dan (NEMA 4) di AS. Perangkat keras yang dibangun dengan standar ini mampu bertahan terhadap cuaca.

Suhu

Suhu adalah masalah lain untuk perangkat digital signage luar ruangan. Sebagian besar sistem TV dirancang untuk beroperasi pada suhu ruang dan bahkan layar kelas komersial yang memiliki layar lebih besar belum tentu tahan terhadap suhu ekstrem yang harus dihadapi oleh layar outdoor.

Di beberapa lokasi suhu bisa turun jauh di bawah titik beku di musim dingin dan menjadi sangat panas di musim panas – dan digital signage luar ruangan tidak hanya harus bisa bertahan di kedua level ini, tetapi juga harus mampu beroperasi.

Isolasi, kipas pendingin, pemanas, dan bahkan AC harus dipertimbangkan di beberapa lokasi untuk memastikan kondisi layar tetap optimal.

Perusakan

Masalah lain yang tidak kalah pentingnya untuk digital signage outdoor adalah vandalisme. Layar yang hancur, coretan dan bentuk kerusakan lainnya memiliki dampak ganda karena layar tidak menghasilkan uang ketika dinonaktifkan dan jika harus diganti, akan ada biaya tambahan yang pastinya juga akan membuat pengembalian investasi lebih sulit dicapai.

Waktu

Faktor lain yang perlu dipertimbangkan ketika merencanakan penempatan digital signage outdoor adalah siklus hidup layar LCD atau plasma. Semua TV, baik komersial atau standar memiliki umur yang terbatas. Menjaga layar dalam kondisi optimal akan memperpanjang masa pakai. Namun dengan layar menyala secara permanen dan dalam lingkungan yang kurang sempurna, masa pakai akan jauh berkurang. www.melotronic.com